BREAKING NEWS : Pedagang Meninggal Akibat Covid-19, Pasar Harjodaksino Solo Lockdown Mulai 14 Juli

ILUSTRASI : Para petugas dilengkapi pakaian pelindung menyemprotkan cairan desinfektan di sebuah pasar di daerah Daegu, Korea Selatan, menyusul meluasnya wabah virus corona di negara itu, Minggu (23/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan.

Keputusan sangat sulit terpaksa dibuat Pemkot Solo dengan menutup sementara aktivitas jual beli di Pasar Harjodaksino atau biasa dikenal Pasar Gemblegan mulai Selasa, 14 Juli 2020.

Penutupan atau lockdown total buntut dari pedagang yang merupakan warga Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif Covid-19

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi menyampaikan duraasi penutupan pasar masih menunggu keputusan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo.

Pasalnya, gugus tugas akan melakukan rapat di Balai Kota Solo pukul 13.00 WIB.

"Draft rencana penutupan sudah disiapkan masih menunggu putusan rapat siang nanti akan ditutup berapa hari," ujar Heru, Senin (13/7/2020).

Adapun pedagang yang meninggal dunia setiap hari berjualan empon-empon di pasar yang berada di Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Solo.

Sebanyak 1.407 pedagang akan terdampak penutupan Pasar Harjodaksino.

"Semua pintu akan kita kunci, personel penguatan dari Satpol PP dan Dishub disiagakan," ucap Heru.

Sementara itu, orang yang pernah kontak dengan pasien sudah menjalani uji swab PCR di RSUD Bung Karno.

"Mereka kooperatif dan mengikuti prosedur yang ada," jelas Heru. (*)

Sumber : https://solo.tribunnews.com
HALAMAN SELANJUTNYA:

Loading...

0 Response to "BREAKING NEWS : Pedagang Meninggal Akibat Covid-19, Pasar Harjodaksino Solo Lockdown Mulai 14 Juli"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel